Tampilkan postingan dengan label Islam In The World. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam In The World. Tampilkan semua postingan

Islam In Brazil












Mendengar nama Brazil, sontak pikiran kita akan menuju sebuah negara yang memiliki pemain sepakbola dunia yang mahir. Sebut saja nama Ronaldinho, Neymar, Pato, Robinho di era modern dan pastinya sang legenda sepak bola dunia Pele. Brazil juga pemegang rekor terbanyak menjuarai World Cup.


Tapi, siapa sangka di negara yang mayoritas penduduknya menganut Katolik itu ternyata geliat Islam di sana mulai nampak. 

Islam In USA

Islam di Amerika Sejak Dulu Kala
Meskipun kebanyakan orang Amerika tidak pernah berpikir bahwa kaum Muslimin merupakan bagian dari masa lalu mereka, umat Islam sebenarnya sama sekali tidak baru atau asing dalam sejarah negara ini. Di Amerika, Islam memiliki akar yang kuat, begitu menurut para ahli.
"Muslim selalu menjadi bagian dari Amerika Serikat, bahkan sebelum (AS) menjadi sebuah bangsa," kata Dr Edward E. Curtis, Profesor Studi Agama dan Studi Amerika di Indiana University Purdue University Indianapolis.

Islam In Japan

Minoritas Yang Semakin Menggeliat
Masyarakat Muslim di Jepang mungkin memiliki profil yang sederhana, tetapi mereka terus berkembang. Muslim Jepang terus berusaha mengatasi kesulitan yang mereka hadapi untuk beradaptasi dengan kehidupan di negara raksasa Asia. 
   "Saya percaya ketertarikan masyarakat akan Islam telah meningkat," kata Hirofumi Tanada, profesor ilmu manusia di Universitas Waseda Tokyo, kepada The Japan Times.
Islam mulai ada di Jepang pada tahun 1920 melalui imigrasi beberapa ratus Muslim Turki dari Rusia karena evolusi Rusia.
Pada tahun 1930, jumlah Muslim Jepang mencapai sekitar 1000 orang dengan asal-usul yang berbeda.
Gelombang imigran berikutnya pada tahun 1980 mulai menyertakan buruh dari Iran, Pakistan dan Bangladesh.
 

Islam In Rusia



Rusia Kucurkan Dana Bangun Lembaga Pendidikan Islam

                                                        Gb. Anak-anak Muslim Rusia
                  Lebih dari 32 juta dolar Amerika atau sekitar satu miliar rubel dialokasikan Kremlin selama dua tahun ke depan guna mendidik Muslim Rusia menjadi ahli sejarah dan Budaya Islam. Alokasi dana itu merupakan kebijakan Presiden Rusia, Dmitry Medvdev dalam usaha menyiapkan tenaga profesional yang menyebarkan nilai-nilai Islam dengan benar.